Survei kepuasan mitra dilaksanakan secara berkala oleh Program Studi S2 Ilmu dan Teknologi Pangan sebagai bagian dari evaluasi pelaksanaan kerja sama eksternal guna menilai tingkat kepuasan mitra serta mendorong peningkatan kualitas kolaborasi secara berkelanjutan. Survei disebarkan kepada mitra kerja sama program studi yang terlibat dalam berbagai kegiatan akademik dan penelitian. Halaman ini menyajikan ringkasan hasil survei kepuasan mitra beserta gambaran umum manfaat dan pelaksanaan kerja sama yang telah dilakukan.
Pada tahun akademik 2024/2025, total mitra yang memberikan respons terhadap survei kepuasan adalah sebanyak enam mitra nasional dan internasional, dengan rincian hasil survei sebagai berikut.
| Nama Mitra | Asal Negara | Bentuk Kerja sama |
|---|---|---|
| Prince of Songkhla University, | Thailand | Program double degree, joint supervision, joint research, dan kuliah tamu |
| University of Cádiz | Spanyol | Student and staff mobility, joint supervision, joint research, dan kuliah tamu |
| Kyoto University | Jepang | Program double degree |
| Wageningen University and Research | Belanda | Joint supervision dan joint research |
| Ghent University | Jerman | Joint supervision, joint research, dan kuliah tamu |
| Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) | Indonesia | Joint supervision dan joint research |



Hasil survei menunjukkan bahwa mitra memberikan penilaian positif terhadap pelaksanaan kerja sama dengan Program Studi S2 Ilmu dan Teknologi Pangan. Sebagian besar responden menilai dukungan yang diberikan program studi berada pada kategori sangat baik dan baik, serta seluruh mitra menyatakan bahwa kerja sama yang terjalin memberikan manfaat dan layak direkomendasikan kepada pihak lain. Tingkat kepuasan secara keseluruhan terhadap pengalaman kerja sama juga menunjukkan penilaian yang konsisten positif, mencerminkan efektivitas koordinasi, komunikasi, dan pelaksanaan kegiatan kolaboratif yang telah berjalan dengan baik.
Temuan tersebut selaras dengan motivasi utama mitra dalam menjalin kerja sama, yaitu untuk memperkuat kolaborasi riset, mendorong transfer pengetahuan, meningkatkan kualitas mahasiswa dan kegiatan akademik, serta mengoptimalkan pemanfaatan keahlian dan infrastruktur penelitian secara bersama. Keterlibatan dalam riset kolaboratif, mobilitas akademik, dan kegiatan pembelajaran internasional turut memberikan nilai tambah bagi kedua belah pihak melalui pengembangan kapasitas sumber daya manusia dan perluasan jejaring akademik. Secara keseluruhan, hasil ini menunjukkan bahwa kerja sama yang dilaksanakan tidak hanya memenuhi ekspektasi mitra, tetapi juga berkontribusi nyata dalam mendukung peningkatan mutu Tridharma perguruan tinggi secara berkelanjutan.