Program Studi Magister Ilmu dan Teknologi Pangan (S2 ITP) menyelenggarakan Ujian Proposal Tesis bagi mahasiswa Angkatan 2024/2025 Genap pada Selasa-Rabu, 3-4 Februari 2026. Kegiatan dilaksanakan secara luring di Ruang 504 dan 505 FTP UGM serta secara hybrid melalui Google Meet untuk memfasilitasi partisipasi mahasiswa dan dosen secara daring.
Sebanyak 22 mahasiswa mengikuti ujian proposal sebagai tahapan akademik penting sebelum pelaksanaan penelitian tesis. Kegiatan ini bertujuan untuk menilai kelayakan proposal penelitian, memastikan kesiapan mahasiswa dalam melaksanakan riset, serta menyempurnakan rancangan penelitian melalui masukan dari dosen pembimbing dan dosen reviewer.
Pelaksanaan ujian dibagi ke dalam dua kelas yang berlangsung secara paralel selama dua hari. Pada masing-masing hari, ujian dilaksanakan di Ruang 505 dan Ruang 504 dengan pembagian peserta yang seimbang. Setiap mahasiswa diuji oleh dua dosen reviewer serta didampingi oleh dua dosen pembimbing, yang dalam beberapa kasus melibatkan pembimbing dari luar Fakultas Teknologi Pertanian maupun institusi internasional.
Dalam pelaksanaannya, setiap mahasiswa memperoleh alokasi waktu selama 30 menit yang terdiri atas presentasi proposal maksimal tujuh menit, dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab bersama dosen reviewer dan pembimbing. Mekanisme ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh evaluasi komprehensif terkait kebaruan penelitian, ketepatan metodologi, kekuatan landasan teori, serta kelayakan implementasi penelitian yang akan dilakukan.
Secara umum, mayoritas proposal dinilai layak untuk dilanjutkan dengan beberapa perbaikan. Para dosen memberikan berbagai masukan konstruktif, antara lain penyempurnaan rumusan masalah dan judul penelitian agar lebih fokus dan presisi secara ilmiah, penguatan kerangka teoritis serta kebaruan penelitian, hingga penajaman metodologi dan justifikasi parameter penelitian yang digunakan. Mahasiswa juga didorong untuk memastikan keterkaitan antarvariabel penelitian sehingga hasil yang diperoleh tidak hanya bersifat deskriptif, tetapi mampu menjelaskan mekanisme ilmiah yang mendasari fenomena yang diteliti.
Selain itu, reviewer turut memberikan perhatian pada kesiapan teknis pelaksanaan penelitian, termasuk perencanaan eksperimen, pengendalian variabel penelitian, serta manajemen waktu penelitian, khususnya bagi mahasiswa yang menjalankan riset di luar negeri. Beberapa proposal memperoleh apresiasi karena topik penelitian dinilai relevan, aplikatif, serta memiliki potensi kontribusi bagi pengembangan ilmu dan teknologi pangan.
Melalui pelaksanaan ujian proposal tesis ini, Program Studi S2 ITP terus berkomitmen memastikan kesiapan akademik mahasiswa sebelum memasuki tahap penelitian. Kegiatan ini diharapkan mampu membantu mahasiswa menyusun rancangan penelitian yang lebih matang, sistematis, dan berkualitas sehingga proses penelitian tesis dapat berjalan secara optimal dan tepat waktu.