Survei Dosen dan Tenaga Kependidikan
Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (FTP UGM) secara berkala menyelenggarakan Survei Kepuasan Dosen dan Tenaga Kependidikan sebagai bagian dari evaluasi tata kelola, peningkatan kualitas layanan, dan pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Survei ini bertujuan untuk memperoleh umpan balik dari sivitas akademika terkait kebijakan fakultas, dukungan pelaksanaan tridharma perguruan tinggi, serta lingkungan kerja di FTP UGM.
Survei mencakup berbagai aspek pengelolaan fakultas, meliputi penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran, pengelolaan sumber daya manusia dan keuangan, penyediaan sarana dan prasarana, kegiatan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta kerja sama. Hasil survei menjadi salah satu dasar dalam mengidentifikasi capaian, merumuskan area pengembangan, dan menyusun strategi peningkatan mutu secara berkelanjutan.
Hasil Survei Kepuasan Dosen dan Tenaga Kependidikan FTP UGM pada setiap tahun pelaksanaan dapat diakses melalui tab berikut.
Profil Responden
Survei diikuti oleh 75 responden, terdiri atas 52 dosen (69,3%) dan 23 tenaga kependidikan (30,7%). Sebanyak 61,3% responden telah bergabung dengan FTP UGM selama lebih dari 15 tahun.

Lama Bergabung di FTP

Sebanyak 46 responden (61.3%) telah bergabung lebih dari 15 tahun. Profil responden ini mencerminkan keterlibatan pegawai dengan beragam masa pengabdian.
Hasil Survei
1. Penyelenggaraan Pendidikan dan Pengajaran

Penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran di FTP UGM dinilai telah berjalan baik, dengan dukungan sistem akademik, koordinasi perkuliahan, dan layanan pembelajaran yang memadai. Hal ini tercermin dari tingginya tingkat kepuasan terhadap kebijakan pendidikan dan pengajaran serta dukungan kegiatan kemahasiswaan. Namun demikian, sinergi antardepartemen dalam kegiatan pendidikan masih perlu diperkuat untuk meningkatkan kolaborasi lintas keilmuan dan mendukung penyelenggaraan pendidikan yang lebih integratif.
2. Pengelolaan Sumber Daya Manusia

Pengelolaan sumber daya manusia di FTP UGM secara umum telah berjalan baik, terutama dalam aspek perencanaan SDM serta kesempatan pengembangan kompetensi bagi dosen dan tenaga kependidikan. Meskipun demikian, aspek apresiasi terhadap dosen dan tenaga kependidikan yang telah purna tugas masih menjadi perhatian untuk terus ditingkatkan. Penguatan sistem penghargaan dan apresiasi institusional diperlukan untuk menjaga motivasi, loyalitas, dan keberlanjutan budaya akademik di lingkungan fakultas.
3. Pengelolaan Keuangan

Pengelolaan keuangan fakultas dinilai telah berjalan dengan baik, khususnya dalam aspek kehati-hatian penggunaan dana. Namun, peningkatan sumber pendanaan serta penguatan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan masih menjadi aspek yang perlu dikembangkan. Tata kelola keuangan yang efektif dan berkelanjutan diperlukan untuk mendukung pelaksanaan tridharma, pengembangan fasilitas, serta peningkatan kapasitas akademik dan penelitian.
4. Penyedian Sarana dan Prasarana

Penyediaan sarana dan prasarana menjadi salah satu aspek yang masih memerlukan penguatan. Responden menilai bahwa pengembangan fasilitas pendidikan, penelitian, laboratorium, serta pemeliharaan sarana prasarana perlu terus ditingkatkan. Penguatan infrastruktur akademik, khususnya fasilitas penelitian dan laboratorium, menjadi penting untuk mendukung kebutuhan pembelajaran, penelitian, dan pengembangan inovasi di lingkungan FTP UGM.
5. Kegiatan Penelitian

Kegiatan penelitian di FTP UGM telah memperoleh dukungan yang baik melalui kebijakan peningkatan kualitas dan kuantitas penelitian serta pemanfaatan hasil penelitian bagi masyarakat. Namun demikian, sinergi antardepartemen dalam kegiatan penelitian masih perlu diperkuat. Peningkatan kolaborasi riset lintas bidang diharapkan dapat mendorong pengembangan penelitian yang lebih inovatif, integratif, dan memberikan dampak yang lebih luas.
6. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat

Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di FTP UGM dinilai telah berjalan baik, dengan dukungan fakultas terhadap penyelenggaraan dan peningkatan kualitas kegiatan pengabdian. Namun, penguatan sinergi antardepartemen masih diperlukan untuk meningkatkan kolaborasi lintas disiplin serta memperluas dampak kegiatan pengabdian berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.
7. Kegiatan Kerja Sama

Kerja sama fakultas dengan institusi lain dan alumni menunjukkan capaian yang positif. Jejaring kemitraan yang telah dibangun menjadi salah satu modal penting dalam mendukung pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Ke depan, optimalisasi manfaat kerja sama melalui implementasi program kolaboratif dan peningkatan keterlibatan sivitas akademika masih perlu terus diperkuat.
Kesimpulan dan Arah Pengembangan
Secara keseluruhan, hasil Survei Kepuasan Dosen dan Tenaga Kependidikan FTP UGM Tahun 2026 menunjukkan bahwa tata kelola fakultas dan pelaksanaan tridharma perguruan tinggi telah memperoleh penilaian yang positif. Aspek penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran, dukungan kegiatan kemahasiswaan, serta pengembangan kerja sama dengan institusi lain dan alumni menjadi beberapa bidang dengan tingkat kepuasan yang relatif tinggi.
Di sisi lain, hasil survei juga memberikan masukan untuk penguatan beberapa aspek, terutama pengembangan fasilitas penelitian dan laboratorium, peningkatan sumber pendanaan, penguatan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan, serta peningkatan sinergi antardepartemen dalam pelaksanaan kegiatan tridharma.
Hasil survei ini menjadi salah satu dasar bagi FTP UGM dalam merancang strategi peningkatan mutu secara berkelanjutan, baik melalui penguatan tata kelola, peningkatan kualitas layanan, pengembangan sumber daya manusia, maupun optimalisasi dukungan terhadap kegiatan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan kerja sama.
Pada tahun 2025, survei ini diikuti oleh 15 dosen dan 25 tenaga kependidikan.
Hasil Survei Dosen
1. Penyelenggaraan Pendidikan dan Pengajaran

Dosen menilai kebijakan fakultas dalam penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran telah berjalan baik, tercermin dari sistem akademik, koordinasi perkuliahan, dan dukungan operasional pembelajaran yang memadai untuk mendukung Tridharma pada aspek pendidikan. Namun, sinergi antardepartemen dalam pelaksanaan kegiatan pendidikan masih perlu ditingkatkan karena aktivitas akademik cenderung berjalan sektoral, sehingga kolaborasi lintas keilmuan belum optimal. Penguatan integrasi multidisiplin, khususnya pada jenjang doktoral, penting untuk mendorong riset yang inovatif dan berdampak.
2. Sumber Daya Manusia

Secara umum, kebijakan pengelolaan sumber daya manusia dinilai baik, tetapi aspek penghargaan bagi dosen dan tenaga kependidikan senior yang telah purna tugas masih dipandang belum optimal. Hal ini menunjukkan perlunya penguatan apresiasi institusional sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan budaya akademik. Apresiasi terhadap kontribusi sivitas akademika berperan dalam meningkatkan motivasi dan loyalitas, serta mendukung transfer pengetahuan antargenerasi akademisi.
3. Pengelolaan Keuangan

Pada aspek keuangan, responden menilai perlu adanya peningkatan upaya perolehan sumber pendanaan fakultas serta penguatan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaannya. Kebutuhan ini mencerminkan pentingnya kejelasan informasi terkait dukungan pembiayaan Tridharma dan kepercayaan terhadap tata kelola anggaran. Dalam perguruan tinggi berbasis riset, ketersediaan pendanaan yang memadai serta akses dan mekanisme yang jelas menjadi faktor penting untuk mendukung kinerja penelitian dan publikasi.
4. Penyediaan Sarana Prasarana

Aspek sarana dan prasarana menjadi kategori yang paling banyak memerlukan penguatan. Responden menilai bahwa kebijakan pengembangan fasilitas untuk pendidikan, penelitian, dan laboratorium, termasuk fasilitas pendukung serta kenyamanan lingkungan kerja, masih belum berjalan optimal. Di samping itu, sistem pemeliharaan sarana prasarana juga dipandang perlu ditingkatkan. Temuan ini mengindikasikan bahwa pertumbuhan kebutuhan infrastruktur akademik berlangsung lebih cepat dibandingkan dengan peningkatan fasilitas yang tersedia, terutama pada program doktoral yang memerlukan dukungan peralatan riset yang lebih spesifik serta lingkungan kerja ilmiah yang kondusif.
5. Kegiatan Penelitian

Kebijakan fakultas dalam mendukung kegiatan penelitian dinilai masih perlu diperkuat. Temuan ini menunjukkan perlunya penguatan ekosistem riset secara lebih menyeluruh, mencakup peningkatan dukungan administrasi, fasilitasi kolaborasi (internal maupun eksternal), serta perluasan dan kemudahan akses terhadap pendanaan penelitian.
Hasil Survei Tenaga Kependidikan
1. Penyelenggaraan Pendidikan dan Pengajaran

Tenaga kependidikan menilai penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran telah berjalan baik, khususnya pada aspek operasional administrasi akademik. Meski demikian, sinergi antardepartemen dalam mendukung kegiatan pendidikan masih perlu diperkuat. Temuan ini menunjukkan bahwa proses akademik telah efektif secara administratif, tetapi koordinasi lintas unit belum terintegrasi secara optimal. Bagi tenaga kependidikan, koordinasi yang belum terstruktur dapat meningkatkan beban kerja administratif serta berpotensi memperlambat ketepatan dan kecepatan layanan akademik.
2. Sumber Daya Manusia

Kebijakan pengelolaan sumber daya manusia dinilai baik, namun mekanisme penghargaan bagi dosen maupun tenaga kependidikan yang telah purna tugas masih dipandang belum optimal. Kondisi ini mengindikasikan bahwa aspek apresiasi institusional belum sepenuhnya memperkuat rasa keterikatan terhadap organisasi (institutional belonging). Bagi tenaga kependidikan, sistem apresiasi yang jelas dan berkelanjutan penting untuk menjaga motivasi kerja serta mendukung kesinambungan budaya pelayanan.
3. Pengelolaan Keuangan

Tenaga kependidikan menilai bahwa kebijakan peningkatan sumber pendanaan, serta transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan, masih perlu ditingkatkan. Temuan ini menunjukkan perlunya komunikasi informasi keuangan yang lebih terbuka agar unit pelaksana memahami prioritas anggaran dan mekanisme pembiayaan kegiatan. Kejelasan tata kelola keuangan berpengaruh langsung terhadap kelancaran administrasi, baik dalam pelaksanaan kegiatan akademik maupun penelitian.
4. Penyediaan Sarana Prasarana

Aspek sarana prasarana merupakan kategori yang paling membutuhkan penguatan. Tenaga kependidikan menilai perlunya peningkatan kebijakan pengembangan fasilitas pendidikan dan penelitian, perbaikan kenyamanan lingkungan kerja, serta penguatan sistem pemeliharaan fasilitas agar lebih optimal. Temuan ini menunjukkan bahwa mutu layanan administratif sangat dipengaruhi oleh ketersediaan dan kondisi fasilitas kerja. Lingkungan kerja yang kurang kondusif berpotensi menurunkan efektivitas pelayanan kepada mahasiswa dan dosen.
5. Kegiatan Penelitian

Kebijakan fakultas dalam mendukung kegiatan penelitian dinilai masih perlu diperkuat. Dari perspektif tenaga kependidikan, dukungan penelitian tidak hanya berfokus pada ketersediaan pendanaan, tetapi juga pada tersedianya sistem administrasi penelitian yang efisien, terstandar, dan mudah diakses untuk memastikan kelancaran proses layanan penelitian.