Kombucha Rosella yang Mengantarkan Mahasiswa MFST Menjadi Best Presenter

Yogyakarta, 10 Oktober 2024 – Seminar The 2nd International Seminar on Functional Food and Nutraceutical sukses digelar pada 28 – 29 September 2024, yang berlokasi di Cavinton Hotel, Yogyakarta. Seminar ini mengusung tema Cultural Heritage and Health Sustainability: The Role of Traditional and Functional Food. Seminar yang diadakan oleh Perhimpunan Penggiat Pangan Fungsional dan Nutrasetikal Indonesia (P3FNI) atau Indonesian Society for Functional Food and Nutraceutical (ISFFN) ini dihadiri tidak hanya oleh perwakilan perguruan tinggi, melainkan turut mengundang para pegiat pangan yang mempunyai minat dan fokus pada pangan fungsional dan nutrasetikal.

Mahasiswa Magister Ilmu dan Teknologi Pangan Tahun Ajaran 2024/2025, Wa Ode Reza Sindy Warni, berkesempatan menyampaikan hasil risetnya dalam seminar ini. Riset yang berjudul Bioconversion of Phenolic Compounds in Roselle-based Kombucha Products to Enhance Its Functionality melalui bimbingan Dr. Widiastuti Setyaningsih, S.T.P., M.Sc. dan Intan Dewi Larasati, S.T.P., M.Sc., menjadi topik yang secara khusus dipilih Wa Ode untuk disampaikan kepada pendengar dan pengamat seminar.

Menilik Pangan Fungsional dari Berbagai Aspek

Acara dibuka dengan pemaparan dari para Invited Speakers. Pemaparan pertama oleh Prof. Dr. Chin-Kun Wang dari Chung Shan Medical University, Taiwan. Potensi raspberry hitam untuk mengatasi permasalahan di pencernaan dan alzheimer menjadi topik yang mengawali kegiatan seminar internasional seputar pangan fungsional.

Kesempatan berikutnya diberikan kepada Prof. Dr. Robert Brinkmann dari Northern Illinois University, USA. Temuan yang diperolehnya dan disampaikan kepada hadirin adalah tentang perilaku konsumen terhadap berbagai produk dan aktivitas seputar makanan fungsional, termasuk penjualan makanan organik, keberadaan pasar petani, dan penjualan suplemen. Topik-topik riset dan kajian yang menarik tidak berhenti pada dua pembicara pertama. Pangan Fungsional tidak sekadar terhubung pada sisi kesehatan dan perilaku konsumen. Pangan fungsional dan nutrasetikal dalam kacamata ekonomi menjadi ulasan yang menarik untuk disimak. Materi tersebut disampaikan oleh Prof. Dr. Edy Suandi Hamid dari Universitas Widya Mataram, Indonesia.

Prof. Dr. Pavinee Chinachoti mewakili Food Science and Technology Association of Thailand, Thailand, juga membagikan hasil eksplorasinya terhadap makanan tradisional yang berpotensi untuk mendukung kesehatan, terutama untuk mencegah penyakit tidak menular (PTM). Kemudian sebagai narasumber terakhir, Prof. Dr. Wirawan Dony Dahana dari Osaka University, Japan menyampaikan dampak dari dua klaim kesehatan yang diatur oleh pemerintah Jepang: Food for Specified Health Uses (FOSHU) dan Foods with Function Claims (FFC).

Acara dilanjutkan dengan presentasi dari para oral presenter, termasuk Wa Ode. Sesi ini dibagi dalam tiga tema, yaitu Innovations in Functional Foods, Nutraceuticals and Health, dan Technology in Food Processing. Wa Ode Reza Sindy Warni tergabung dalam kelompok presenter yang menyampaikan riset dan kajiannya pada tema Innovations in Functional Foods. Senada dengan tema, karya Wa Ode yang memanfaatkan kombucha berbasis bunga rosella menjadi topik yang disambut dengan antusias oleh para pengamat dan pendengar yang hadir. Usai pemaparan, sesi diskusi yang interaktif berlangsung. Memaparkan risetnya kepada peserta seminar menjadi sebuah pengalaman baru bagi Wa Ode karena dapat memperoleh wawasan dan relasi baru dengan orang-orang yang mempunyai minat yang serupa. Pada akhir acara, Wa Ode dinobatkan sebagai Best Presenter, sebuah pencapaian besar dan kebanggaan baginya sebab kerja kerasnya akhirnya dapat membuahkan hasil yang memuaskan.

 

Penulis: Wa Ode Reza Sindy Warni
Editor: Adiba Tsalsabilla

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*