Program Studi Magister Ilmu dan Teknologi Pangan (PS M ITP), Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Gadjah Mada, melaksanakan kunjungan akademik ke Department of Food Technology, Faculty of Science, Chulalongkorn University, Bangkok, Thailand, pada 1 September 2026. Kunjungan ini membahas peluang kolaborasi riset, pembimbingan bersama, serta mobilitas mahasiswa untuk memperluas pengalaman akademik internasional mahasiswa PS M ITP UGM.
Dalam pertemuan tersebut, perwakilan PS M ITP UGM diterima oleh Ketua Department of Food Technology, Assoc. Prof. Dr. Kitipong Assatarakul, dan penanggung jawab program magister, Dr. Sumate Ketaimanoch. Diskusi mencakup kesesuaian program akademik, bidang keahlian dosen, dan potensi pemanfaatan fasilitas penelitian yang saling melengkapi antara kedua institusi.

Pihak Chulalongkorn University menyampaikan keterbukaan terhadap kolaborasi riset dan penerimaan mahasiswa UGM untuk kegiatan penelitian. Sebagai langkah awal, kedua pihak membahas peluang pembimbingan bersama atau joint supervision serta pertukaran mahasiswa berbasis riset. Penjajakan ini memerlukan pemetaan ksesuaian topik penelitian dan keahlian dosen dari kedua universitas, dengan komunikasi awal yang dapat dijembatani oleh Dr. Sumate Keratimanoch.
Pertemuan juga membahas peluang dukungan pendanaan bagi mahasiswa internasional yang mengikuti kegiatan di Chulalongkorn University. Dukungan tersebut memiliki kuota terbatas sehingga persiapan pengajuan sejak awal menjadi perhatian penting. Bagi mahasiswa PS M ITP UGM, peluang ini dapat mendukung pelaksanaan sebagian penelitian tesis di lingkungan akademik internasional sekaligus memperluas jejaring dengan peneliti di Thailand.

Selain berdiskusi, rombongan berkesempatan meninjau laboratorium dan peralatan pengolahan pangan. Kegiatan ini memberikan gambaran langsung mengenai kapasitas riset Chulalongkorn University serta membantu mengidentifikasi fasilitas yang berpotensi mendukung penelitian bersama. Cakupan keilmuan departemen, antara lain pengolahan dan rekayasa pangan, kimia pangan, pengembangan produk, mikrobiologi pangan, pengemasan, dan gizi, membuka berbagai kemungkinan kolaborasi yang relevan dengan riset dosen dan mahasiswa PS M ITP UGM.
Peluang pengembangan program gelar ganda atau double degree turut menjadi bahan diskusi. Keberadaan program magister internasional berbahasa Inggris di Chulalongkorn University menjadi salah satu modal untuk penjajakan tersebut. Pengembangannya masih memerlukan pembahasan lebih lanjut, terutama mengenai penyelarasan struktur kurikulum dan kesetaraan mata kuliah.
Tindak lanjut yang diidentifikasi meliputi pemetaan bidang riset dosen, identifikasi mahasiswa potensial untuk mobilitas, serta pengkajian kesesuaian kurikulum. Melalui kunjungan ini, PS M ITP UGM membuka jalur komunikasi untuk mengembangkan kegiatan akademik dan penelitian bersama yang dapat memperkaya pengalaman belajar mahasiswa serta mendukung kualitas penelitian tesis.