Mahasiswa Program Studi Magister Ilmu dan Teknologi Pangan (S2 ITP), Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian UGM, mengikuti kuliah tamu pada mata kuliah Ilmu Gizi II: Zat Gizi Mikro pada Senin, 18 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ruang 514 FTP UGM ini menghadirkan Prof. Ir. Ingrid Suryanti Surono, M.Sc., Ph.D. dari Universitas Bina Nusantara sebagai narasumber.
Mengangkat topik “Interplay Among Gut Microbiota, Nutrition, and Inflammation for Healthier Indonesian Populations”, Prof. Ingrid membahas hubungan antara mikrobiota usus, asupan gizi, dan inflamasi dalam mendukung kesehatan masyarakat Indonesia. Ia menjelaskan bahwa mikrobiota usus berperan penting dalam membantu pencernaan, penyerapan zat gizi, sintesis vitamin, produksi metabolit, serta regulasi sistem imun.
Dalam pemaparannya, Prof. Ingrid juga menyoroti tantangan kesehatan di Indonesia yang masih menghadapi double burden, yaitu beban ganda penyakit menular dan tidak menular, termasuk permasalahan malnutrisi. Menurutnya, pola konsumsi masyarakat, terutama asupan serat dan keberagaman pangan, berpengaruh terhadap keseimbangan mikrobiota usus. Konsumsi makanan rendah serat dan pangan olahan dapat menurunkan keberagaman mikrobiota, sementara konsumsi whole food dan pangan tinggi serat dapat membantu menjaga kesehatan saluran cerna.
Selain itu, Prof. Ingrid mengenalkan potensi pangan tradisional Indonesia sebagai bagian dari pendekatan kultural untuk mendukung kesehatan pencernaan. Beberapa contoh yang dibahas antara lain tempe, dadih, dan talas Belitung. Pangan fermentasi seperti tempe tidak hanya memiliki nilai gizi, tetapi juga berpotensi sebagai sumber komponen bioaktif yang mendukung keseimbangan mikrobiota usus.
Melalui kuliah tamu ini, mahasiswa S2 ITP UGM memperoleh wawasan mengenai pentingnya keterkaitan antara diet, mikrobioma, dan sistem imun dalam pengembangan pangan fungsional. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari penguatan pembelajaran berbasis isu kesehatan dan gizi, serta sejalan dengan dukungan terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 tentang kehidupan sehat dan sejahtera serta SDG 4 tentang pendidikan berkualitas.
Kuliah tamu ini diharapkan dapat memperluas perspektif mahasiswa S2 ITP UGM dalam melihat potensi pangan lokal Indonesia sebagai dasar pengembangan inovasi pangan yang relevan dengan kebutuhan kesehatan masyarakat.