Program Studi Magister Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Gadjah Mada (PS M ITP UGM) kembali melepas 17 lulusan pada Wisuda Pascasarjana Periode I Tahun Akademik 2026/2027. Kegiatan pelepasan diselenggarakan pada Kamis, 29 Oktober 2026, di Auditorium Kamarijani Soenjoto, Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) UGM, bersama lulusan dari berbagai program pascasarjana lainnya.
Dalam sambutannya, Dekan FTP UGM, Prof. Dr. Mirwan Ushada, S.T.P., M.App.Life.Sc., menyampaikan bahwa kelulusan bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal untuk melangkah menuju berbagai cita-cita berikutnya. Para lulusan didorong untuk terus bermimpi, mensyukuri setiap pengalaman selama menempuh pendidikan, menjaga doa dan dukungan keluarga, serta memberikan manfaat melalui ilmu yang telah diperoleh.
Prof. Mirwan juga menekankan mandat UGM dalam menghasilkan pengetahuan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat. Di mana pun berada dan apa pun profesi yang dijalani, para alumni diharapkan dapat terus berkontribusi sebagai akademisi, profesional, pemimpin, maupun pencipta lapangan pekerjaan.
Pada periode ini, sejumlah lulusan PS M ITP turut mencatatkan capaian akademik membanggakan. Irakiza Gideon, M.Sc., mahasiswa internasional asal Uganda, tercatat sebagai salah satu wisudawan dengan masa studi tercepat dengan waktu tempuh 1 tahun 7 bulan 21 hari. Capaian tersebut menjadi semakin bermakna karena Irakiza menyelesaikan pendidikan magister jauh dari negara asalnya sekaligus beradaptasi dengan lingkungan akademik, budaya, dan bahasa yang berbeda.
Prestasi akademik lainnya ditunjukkan melalui capaian 13 dari 17 lulusan PS M ITP yang berhasil meraih predikat Cumlaude. Piagam penghargaan diserahkan oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Yudi Pranoto, S.T.P., M.P. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan kenang-kenangan kepada lulusan PS M ITP oleh Ketua Program Studi, Dr. Widiastuti Setyaningsih, S.T.P., M.Sc. bersama Prof. Dr. Ir. Tyas Utami, M.Sc.
Sesi sambung rasa menjadi ruang bagi para lulusan dan keluarga untuk berbagi pengalaman selama menempuh pendidikan. Irakiza Gideon menyampaikan apresiasi kepada FTP UGM, para dosen, pengelola akademik, serta teman-teman yang telah memberikan dukungan selama masa studinya. Ia mengungkapkan bahwa kendala bahasa menjadi salah satu tantangan terbesar saat belajar di Indonesia. Namun, dukungan dari berbagai pihak membantunya melewati proses tersebut hingga berhasil menyelesaikan pendidikan.
Kesan lain disampaikan oleh Ragil Tirta Mandiri, M.Sc. Ia mengungkapkan rasa syukur dan bangga setelah berhasil menyelesaikan pendidikan melalui berbagai tantangan selama masa studi. Ragil juga memberikan apresiasi terhadap fasilitas penelitian di FTP UGM yang dinilai telah mendukung kegiatan riset mahasiswa dengan baik. Ia berharap fasilitas tersebut dapat terus dipertahankan dan dikembangkan untuk semakin menunjang kegiatan akademik dan penelitian.
Dukungan keluarga turut menjadi bagian penting dalam perjalanan para lulusan. Perwakilan orang tua Nadia Muna Salma, M.Sc. menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan dapat mendampingi putrinya menempuh pendidikan di UGM. Sebagai seorang guru, ia memandang pendidikan sebagai hal yang sangat penting dan berharap ilmu yang diperoleh selama menempuh studi dapat menjadi ilmu yang bermanfaat serta membawa kebaikan dalam kehidupan.
Wisuda ini menandai berakhirnya perjalanan akademik 17 lulusan PS M ITP sekaligus menjadi awal bagi mereka untuk membawa ilmu, pengalaman, dan kompetensi yang diperoleh selama studi ke lingkungan kerja maupun masyarakat. Para lulusan diharapkan tetap menjaga hubungan dengan almamater serta terus memberikan kontribusi positif dalam pengembangan ilmu dan teknologi pangan.
Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, melalui pengembangan lulusan yang kompeten, berintegritas, dan siap memberikan kontribusi bagi masyarakat.
