Yogyakarta, 18 Juni 2026 – Program Studi Magister Ilmu dan Teknologi Pangan, Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada menerima kunjungan Dr. Isabel Atienza Navarro dari University of Cádiz, Spanyol, dalam rangka kegiatan Erasmus+ Staff Training Mobility pada 15–19 Juni 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan kerja sama internasional antara Universitas Gadjah Mada dan University of Cádiz, khususnya dalam pengembangan jejaring akademik, pertukaran pengetahuan, pengelolaan laboratorium, serta penjajakan kolaborasi riset lintas bidang.
Selama kunjungannya di Departemen TPHP FTP UGM, Dr. Isabel mengikuti serangkaian agenda akademik, institusional, dan pengenalan budaya. Pada Senin, 15 Juni 2026, kegiatan diawali dengan pertemuan bersama Dekan Fakultas Teknologi Pertanian UGM, dilanjutkan dengan pertemuan bersama Ketua dan Sekretaris Departemen TPHP. Pada hari yang sama, Dr. Isabel juga mengikuti laboratory tour di lingkungan Departemen TPHP serta berdiskusi dengan pengelola Program Studi Magister Ilmu dan Teknologi Pangan terkait pengelolaan program pascasarjana dan peluang pengembangan kerja sama akademik.
Pada Selasa, 16 Juni 2026, Dr. Isabel mengikuti kegiatan sosial dan pengenalan budaya Yogyakarta melalui kunjungan ke Keraton Yogyakarta dan Museum Sonobudoyo. Agenda ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan konteks budaya dan lingkungan akademik Yogyakarta kepada mitra internasional.
Selanjutnya, pada Rabu, 17 Juni 2026, Dr. Isabel memberikan presentasi dan berdiskusi mengenai best practices dalam pengelolaan laboratorium bersama para kepala laboratorium dan tenaga kependidikan laboratorium di Departemen TPHP. Diskusi ini menjadi forum berbagi pengalaman terkait tata kelola laboratorium, sistem pendukung kegiatan akademik dan penelitian, serta peluang peningkatan kualitas layanan laboratorium di lingkungan pendidikan tinggi.
Puncak kegiatan akademik dilaksanakan pada Kamis, 18 Juni 2026, melalui kuliah tamu bertajuk “Neuroprotective Effects of the Pharmacological Treatment VP3.15 and of a Behavioural Therapy for the Germinal Matrix–Intraventricular Hemorrhage”. Kuliah tamu ini berlangsung pukul 13.00–15.00 WIB di Ruang Sidang Departemen TPHP dan terbuka bagi mahasiswa Program Magister Ilmu dan Teknologi Pangan, Magister Teknologi Hasil Perkebunan, serta Program Doktor Ilmu Pangan.
Dalam kuliah tamu tersebut, Dr. Isabel memaparkan hasil risetnya mengenai pendekatan farmakologis dan terapi perilaku dalam menangani komplikasi neurologis pada kasus germinal matrix–intraventricular hemorrhage atau GM-IVH. Salah satu pendekatan yang dipresentasikan adalah penggunaan VP3.15, yaitu senyawa dengan potensi neuroprotektif melalui penghambatan ganda terhadap enzim GSK-3β dan PDE7. Selain itu, Dr. Isabel juga menjelaskan peran enriched environment sebagai pendekatan non-farmakologis yang berpotensi mendukung perbaikan fungsi kognitif, motorik, serta respons neurobiologis pada model eksperimental GM-IVH.
Meskipun topik kuliah berasal dari bidang biomedis dan neurosains, kegiatan ini memberikan wawasan penting bagi mahasiswa pascasarjana di lingkungan Departemen TPHP, terutama terkait pendekatan riset eksperimental, penggunaan biomarker, pengelolaan data ilmiah, translasi hasil penelitian, serta pentingnya kolaborasi multidisipliner dalam pengembangan ilmu pengetahuan.
Rangkaian kegiatan Erasmus+ Staff Training Mobility kemudian dilanjutkan pada Jumat, 19 Juni 2026, melalui diskusi bersama dosen dan peneliti Laboratorium Pangan dan Gizi Departemen TPHP. Diskusi ini diarahkan untuk menjajaki peluang kolaborasi riset antara Universitas Gadjah Mada dan University of Cádiz, khususnya pada bidang yang beririsan dengan pangan, gizi, kesehatan, dan pendekatan riset berbasis laboratorium.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Magister Ilmu dan Teknologi Pangan UGM berkomitmen untuk terus memperkuat internasionalisasi pendidikan pascasarjana, memperluas jejaring akademik global, serta menghadirkan pengalaman pembelajaran yang terbuka terhadap perspektif riset multidisiplin. Kunjungan Dr. Isabel diharapkan menjadi langkah awal bagi pengembangan kolaborasi yang lebih luas antara UGM dan University of Cádiz pada masa mendatang.
