Yogyakarta – Karakterisasi sifat reologi merupakan salah satu tahapan penting dalam penelitian pangan karena memberikan pemahaman mengenai perilaku material selama proses pengolahan maupun pengembangan produk. Untuk memperkuat kompetensi mahasiswa pada bidang tersebut, Program Studi Magister Ilmu dan Teknologi Pangan (PS M ITP), Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (FTP UGM), menyelenggarakan Workshop Rheometer bersama Stefano Parenti dari Boku University, Austria, pada Kamis (16/7) di Laboratorium Rekayasan Proses Pangan dan Pengolahan, Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian (TPHP) UGM.
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program Erasmus+ yang mendukung kolaborasi akademik antara Universitas Gadjah Mada dan BOKU University. Melalui program tersebut, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk belajar langsung dari akademisi internasional mengenai pendekatan eksperimental yang digunakan dalam karakterisasi sifat reologi pada berbagai sistem pangan.
Workshop diawali dengan pembahasan mengenai konsep dasar reologi, prinsip kerja rheometer, serta berbagai mode pengujian yang umum digunakan dalam penelitian. Tidak hanya menjelaskan aspek teoritis, Stefano juga membagikan pertimbangan-pertimbangan praktis dalam menentukan metode pengujian sesuai karakteristik sampel, termasuk hal-hal yang perlu diperhatikan agar data yang dihasilkan akurat, konsisten, dan mampu menjawab tujuan penelitian.
Pengalaman belajar semakin diperdalam melalui praktik pengoperasian rheometer menggunakan dua jenis sampel dengan karakteristik liquid-like dan more elastic. Mahasiswa mengikuti keseluruhan proses pengukuran, mulai dari preparasi sampel, pemilihan metode dan parameter pengujian, hingga interpretasi kurva hasil analisis. Pendampingan secara langsung oleh Stefano Parenti tidak hanya memperkenalkan aspek operasional instrumen, tetapi juga menunjukkan bagaimana karakteristik material menjadi dasar dalam menentukan pendekatan pengujian dan menginterpretasikan respons reologi yang dihasilkan.
Diskusi yang berlangsung selama workshop juga menekankan bahwa pengukuran reologi tidak hanya berorientasi pada pengoperasian instrumen, tetapi dimulai dari pemahaman terhadap karakteristik sampel, perancangan metode pengujian, hingga analisis kritis terhadap data yang dihasilkan. Perspektif tersebut menjadi salah satu pengalaman berharga bagi mahasiswa, terutama dalam mendukung pelaksanaan penelitian tesis yang memerlukan karakterisasi sifat fisik bahan maupun produk pangan.
Terlaksananya workshop ini turut mencerminkan implementasi jejaring internasional FTP UGM dengan BOKU University yang terus berkembang melalui berbagai bentuk kolaborasi akademik. Kegiatan ini dijembatani oleh Dr.nat.techn. FMC. Sigit Setyabudi, S.T.P., M.P., dosen Departemen TPHP UGM sekaligus alumnus BOKU University, yang berperan dalam memperkuat hubungan akademik antara kedua institusi.
Workshop ini merupakan salah satu upaya PS M ITP untuk terus mendorong terciptanya lingkungan pembelajaran yang mempertemukan mahasiswa dengan akademisi dan peneliti dari berbagai perguruan tinggi dunia. Interaksi tersebut tidak hanya memperluas wawasan mahasiswa terhadap praktik penelitian di tingkat internasional, tetapi juga mendorong pengembangan riset yang lebih kuat, kritis, dan relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan. Sejalan dengan upaya tersebut, workshop ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui peningkatan kualitas pembelajaran serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui penguatan kolaborasi akademik internasional.