Program Studi Magister Ilmu dan Teknologi Pangan (S2 ITP), Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada, turut berpartisipasi dalam diskusi koordinasi penyelenggaraan Program Double Degree Kluster Agro bersama Kyoto University. Kegiatan ini diselenggarakan pada Selasa, 7 Juli 2026, bertempat di Ruang Sidang 2 Lantai 2 Sayap Timur, Universitas Gadjah Mada.
Pertemuan ini menjadi bagian dari penguatan kerja sama double degree antara UGM dan Kyoto University yang telah berlangsung sejak tahun 2023. Dari Program Studi S2 ITP, kerja sama tersebut telah diimplementasikan melalui satu mahasiswa atas nama Muzdalifah yang saat ini sedang menempuh studi dan riset di Kyoto University. Dalam diskusi ini, turut dibahas prospek keberangkatan satu mahasiswa S2 ITP lainnya pada tahun ajaran 2026/2027.
Kyoto University dalam forum ini diwakili oleh Prof. Hirokazu Higuchi selaku Person in Charge (PIC) Program Double Degree Graduate School of Agriculture, Kyoto University dengan Universitas Gadjah Mada. Diskusi langsung ini memperkuat komunikasi akademik antara S2 ITP UGM, Kyoto University, dan calon mahasiswa peserta program, termasuk dalam menjembatani komunikasi dengan profesor tujuan yang akan menjadi pembimbing riset di laboratorium Kyoto University.
Bagi S2 ITP UGM, fasilitasi tersebut merupakan bentuk dukungan nyata prodi terhadap internasionalisasi mahasiswa. Internasionalisasi tidak hanya dimaknai sebagai mobilitas studi ke luar negeri, tetapi juga sebagai proses pembentukan lulusan yang memiliki pengalaman akademik lintas negara, jejaring keilmuan internasional, dan orientasi global dalam pengembangan ilmu dan teknologi pangan.
Dalam diskusi tersebut, Prof. Higuchi juga menyampaikan berbagai peluang beasiswa yang dapat diakses mahasiswa selama menempuh studi di Jepang, baik dari industri, perusahaan, maupun pemerintah Jepang. Selain itu, forum ini membuka peluang pengembangan kerja sama lain, termasuk joint supervision antara dosen UGM dan Kyoto University, yang dijajaki secara serius oleh S2 ITP UGM dan disambut baik oleh Prof. Higuchi.
Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penguatan akses mahasiswa terhadap pendidikan pascasarjana bertaraf internasional, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui pengembangan kerja sama akademik antara UGM dan Kyoto University. Melalui forum ini, S2 ITP UGM menegaskan komitmennya untuk terus memperluas jejaring internasional dan memberikan dukungan bagi mahasiswa agar menjadi lulusan yang unggul, berpengalaman, dan berorientasi global.