Program Studi Magister Ilmu dan Teknologi Pangan (S2 ITP), Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (FTP UGM), terus memperluas jejaring internasional melalui kegiatan akademik dan riset global. Pada tanggal 4-8 Mei 2026, Dr. Widiastuti Setyaningsih dan Dr. Fiametta Ayu Purwandari melaksanakan kegiatan mobility ke Universidad de Cádiz (UCA), Spanyol, dengan dukungan pendanaan Erasmus+. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan internasionalisasi pendidikan tinggi sekaligus mempererat kolaborasi akademik dan riset antara UGM dan UCA yang telah terjalin selama bertahun-tahun.
Selama kegiatan berlangsung, delegasi FTP UGM melaksanakan berbagai agenda akademik, mulai dari diskusi pengembangan riset kolaboratif, kunjungan laboratorium, hingga benchmarking penyelenggaraan program internship internasional pada European Master in Quality in Analytical Laboratories (EMQAL). Selain itu, kegiatan ini juga mendukung proses pembimbingan mahasiswa Program Studi S2 ITP yang sedang mengikuti program internasional di UCA. Diskusi bersama mitra di UCA turut membahas peluang penguatan kerja sama dalam bidang food analytical chemistry, pengembangan pangan fungsional, metode analisis cepat dan berkelanjutan, serta peningkatan publikasi internasional bereputasi.
Dalam salah satu sesi akademik, Dr. Widiastuti Setyaningsih menyampaikan presentasi ilmiah bertajuk “Edible Flowers as Innovative Ingredients for Future Functional Food Products” yang membahas potensi bunga edible sebagai sumber senyawa bioaktif untuk pengembangan pangan fungsional masa depan. Topik tersebut menjadi bagian dari tren global mengenai inovasi pangan berkelanjutan dan pemanfaatan biodiversitas secara optimal untuk mendukung kesehatan masyarakat serta pengembangan industri pangan yang lebih ramah lingkungan.
Kegiatan mobility ini juga memiliki keterkaitan erat dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Penguatan internasionalisasi pendidikan, pertukaran pengetahuan, dan benchmarking sistem internship internasional mendukung implementasi SDG 4 tentang pendidikan berkualitas. Di sisi lain, pengembangan riset inovatif dalam bidang pangan fungsional dan metode analisis modern mendukung SDG 9 tentang industri, inovasi, dan infrastruktur. Kolaborasi strategis yang terus diperkuat antara UGM dan UCA juga mencerminkan implementasi SDG 17 tentang kemitraan untuk mewujudkan tujuan melalui pengembangan kemitraan internasional dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan sumber daya manusia.
Melalui kegiatan ini, Program Studi S2 ITP UGM berharap dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan dan riset bertaraf internasional sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas bagi mahasiswa maupun dosen. Kegiatan mobility internasional seperti ini diharapkan dapat menjadi salah satu langkah strategis dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan mampu berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pangan di tingkat global.
